| dc.description.abstract | Regulasi diri menjadi kemampuan penting untuk membantu individu
dalam mengelola pikiran, motivasi dan perilaku secara mandiri, sedangkan
hifzh ad-din yaitu bagian dari maqashid syari’ah yang mencerminkan
kemampuan menjaga nilai-nilai agama dalam kehidupan. Penelitian ini
memiliki tujuan agar dapat mengetahui apakah Regulasi diri memiliki
pengaruh terhadap perkembangan kecerdasan profetik hifzh ad-din pada
Takmir Masjid Kampus Universitas Islam Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
analisis regresi linier sederhana terhadap seluruh Takmir Masjid Kampus UII
yang berjumlah 41 responden.
Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara
regulasi diri terhadap hifzh ad-din dengan koefisiensi determinasi sebesar
60,5% dan nilai signifikansi 0,000. Hasilnya menegaskan bahwa aspek
metakognitif, motivasi, dan tindakan positif dalam regulasi diri berperan
penting dalam menunjang peran keagamaan takmir. Implikasi praktis dari
penelitian ini adalah mendorong perlunya program pembinaan regulasi diri
untuk memperkuat adanya karakter spiritual mahasiswa sebagai agen dakwah
kampus. | en_US |