Peran Keanggotaan WTO terhadap Perdagangan Barang BRICS dalam Ketidakpastian Ekonomi Global periode 1995–2023 Analisis dengan Model Gravitasi
Abstract
Transformasi struktur perdagangan global dalam tiga dekade terakhir telah memperkuat urgensi kajian terhadap efektivitas institusi multilateral seperti WTO, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global pasca-2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran keanggotaan WTO terhadap perdagangan barang antarnegara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) selama periode 1995–2023. Pertanyaan utama yang dijawab adalah sejauh mana GDP nasional, GDP mitra dagang BRICS, dan durasi keanggotaan WTO memengaruhi nilai perdagangan barang di antara negara-negara BRICS. Menggunakan pendekatan kuantitatif melalui modified gravity model dan data deret waktu tahunan, penelitian ini menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut melalui regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil utama menunjukkan bahwa GDP individu dan kolektif mitra BRICS secara signifikan meningkatkan perdagangan barang antarnegara, sementara durasi keanggotaan WTO secara umum tidak signifikan dan dalam beberapa kasus bahkan menunjukkan korelasi negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa kekuatan ekonomi domestik dan regional lebih menentukan arus perdagangan dibandingkan integrasi kelembagaan dalam WTO. Implikasi dari hasil ini menantang relevansi WTO sebagai fasilitator utama perdagangan global di era multipolar, serta memberikan masukan strategis bagi negara berkembang seperti Indonesia dalam menentukan orientasi diplomasi dagang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengintegrasikan faktor-faktor politik dan ketimpangan struktural antarnegara dalam menganalisis efektivitas lembaga multilateral.
Collections
- Economics [2612]
