| dc.description.abstract | Perkembangan pesat teknologi keuangan telah mengubah lanskap perbankan
tradisional secara signifikan, menawarkan potensi besar untuk meningkatkan inklusi
keuangan. Penelitian ini mengkaji pengaruh teknologi keuangan dan literasi keuangan
terhadap inklusi keuangan pada sektor kafe Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kafe) di
Kabupaten Sleman.Menggunakan desain penelitian kuantitatif, data dikumpulkan dari 100
pemilik kafe melalui survei. Sampel dipilih secara cermat menggunakan teknik purposive
sampling, yang hanya mencakup usaha yang telah beroperasi minimal satu tahun. Data
yang terkumpul dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan SPSS versi
26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik teknologi keuangan maupun literasi
keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan. Hal ini
menunjukkan bahwa adopsi perangkat teknologi keuangan membantu Kafe kafe
mendapatkan akses yang lebih baik ke layanan keuangan, sementara literasi keuangan yang
kuat dan keterampilan perencanaan keuangan yang matang memungkinkan mereka
mengelola keuangan bisnis dengan lebih efektif.
Penelitian ini berkontribusi pada literatur akademis mengenai inklusi keuangan dalam
konteks Kafe dan memberikan wawasan praktis bagi pemilik kafe dan pembuat kebijakan.
Hasilnya dapat digunakan untuk mengembangkan program-program yang ditargetkan
untuk mendukung peningkatan inklusi keuangan di Kabupaten Sleman, yang pada akhirnya
mendorong ekonomi lokal yang lebih kuat dan inklusif. | en_US |