Peran Jepang Dalam Konflik Perang Dagang Amerika Serikat dan Tiongkok Pada Tahun 2019-2025
Abstract
Penelitian ini menganalisis peran Jepang dalam konflik perang dagang antara
Amerika Serikat dan Tiongkok periode 2019–2025 dengan menggunakan teori
peran K.J. Holsti. Jepang berada pada posisi strategis karena memiliki hubungan
keamanan erat dengan Amerika Serikat dan ketergantungan ekonomi terhadap
Tiongkok. Melalui pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini
menelaah empat elemen utama teori peran: alter role prescriptions, national role
conception, nation’s status, dan foreign policy role performance. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Jepang berperan sebagai negara active independent, yaitu
aktor yang aktif dalam sistem internasional namun tetap menjaga kemandirian
kebijakan luar negeri. Jepang menyeimbangkan kepentingan keamanan dan
ekonomi melalui diplomasi multilateral, kebijakan economic security, serta
komitmen terhadap tatanan perdagangan bebas berbasis aturan (rules-based
order). Peran ini menegaskan bahwa Jepang bukan penengah, melainkan negara
menengah (middle power) yang adaptif dan mandiri dalam menjaga stabilitas
ekonomi kawasan di tengah rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok.
Collections
- International Relations [914]
