• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tinjauan Yuridis Itikad Baik pada Perjanjian Pinjam Meminjam Berbasis Peer To Peer Lending

    Thumbnail
    View/Open
    18410209.pdf (2.046Mb)
    18410209 Bab 1.pdf (488.4Kb)
    18410209 Daftar Pustaka.pdf (240.9Kb)
    Date
    2025
    Author
    Rachmanda, Abi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perjanjian ialah kesepakatan para pihak yang saling terikat pada objek yang dimaksud dengan prestasi tertentu . Kontrak digital memiliki kesamaan substansial dengan kontrak tradisional, di mana perbedaannya terletak pada format dan mekanisme penyusunannya. Prinsip kejujuran dan niat baik wajib diimplementasikan dalam setiap tahapan kontrak digital. Salah satu perkembangan signifikan dalam sektor finansial dewasa ini adalah penerapan teknologi finansial yang lebih dikenal dengan istilah fintech. Metode penelitian ini adalah yuridis normatif. Spesifikasi penelitian adalah perskiptif dengan menggunakan sumber bahan hukum yang disajikan dengan uraian secara sistematis dan logis, kemudian dianalisis secara normatif-dogmatis dengan alur pikir logis (inner logical sequences). Penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan, kesimpulan pertama bahwa Perjanjian pinjam meminjam berbasis peer to peer lending secara normatif dikenal sebagai perjanjian pendanaan yang merupakan bagian dari perjanjian LPBBTI, di mana perjanjian pendanaan telah memenuhi syarat dan unsur perjanjian. Implementasi itikad baik pada perjanjian pendanaan secara teori terbagi dalam 2 periode yaitu itikad baik pada periode prakontrak (itikad baik subjektif) dan itikad baik pada periode pelaksanaan kontrak (itikad baik objektif). Kesimpulan kedua bahwa Akibat hukum terhadap kontrak yang tidak menerapkan itikad baik pada perjanjian pendanaan adalah potensi tidak sahnya syarat perjanjian pada prakontrak dan wanprestasi pada pelaksanaan kontrak.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59766
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV