| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja sebuah reksa dana dan kinerja Manajer Investasi pada jenis reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah. Perbandingan kinerja reksa dana diukur berdasarkan tingkat return, tingkat risiko, dan Risk Adjusted Return dengan menggunakan Sharpe Ratio, Treynor Ratio, dan Jensen’s Alpha yang dibandingkan dengan kinerja benchmark pada periode penelitian 2013-2017. Dalam penelitian ini, kinerja benchmark menggunakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk reksa dana saham konvensional dan Jakarta Islamic Index (JII) untuk reksa dana saham syariah. Kinerja Manajer Investasi diukur berdasarkan Stock Selection Ability dan Market Timing Ability dengan menggunakan dua pendekatan yaitu Treynor-Mazuy dan Henriksson-Merton. Jenis penelitian ini bersifat membandingkan dengan menggunakan data yang bersifat sekunder. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 reksa dana saham, dimana masing-masing terdiri dari 26 reksa dana saham konvensional dan 6 reksa dana saham syariah. Uji penelitian ini menggunakan uji normalitas data, selanjutnya menggunakan uji Independent Sample T-test dengan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan kinerja antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dilihat dari tingkat return portofolio; (2) tidak terdapat perbedaan kinerja antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dilihat dari tingkat risiko portofolio; (3) terdapat perbedaan kinerja antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dengan menggunakan metode Sharpe Ratio; (4) tidak terdapat perbedaan kinerja antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dengan menggunakan metode Treynor Ratio; (5) tidak terdapat perbedaan kinerja antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dengan menggunakan metode Jensen’s Alpha; (6) tidak terdapat perbedaan kinerja Manajer Investasi antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dalam Stock Selection Ability dengan menggunakan model Treynor-Mazuy; (7) tidak terdapat perbedaan kinerja Manajer Investasi antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dalam Stock Selection Ability dengan menggunakan model Henriksson-Merton; (8) tidak terdapat perbedaan kinerja Manajer Investasi antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dalam Market Timing Ability dengan menggunakan model Treynor-Mazuy; (9) tidak terdapat perbedaan kinerja Manajer Investasi antara reksa dana saham konvensional dan reksa dana saham syariah dalam Market Timing Ability dengan menggunakan model Henriksson- Merton. | en_US |