• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Konsekuensi Hukum Atas Tidak dilaksanakan Penghapusan Jaminan Fidusia yang Perjanjian Pokoknya Telah Selesai

    Thumbnail
    View/Open
    21410048.pdf (2.226Mb)
    21410048 Bab 1.pdf (283.7Kb)
    21410048 Daftar Pustaka.pdf (324.5Kb)
    Date
    2025
    Author
    Prabasworo, Agnar Diaz
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini disebabkan karena adanya jaminan fidusia yang tidak dilakukan penghapusan setelah perjanjian pokoknya selesai, dengan tujuan agar menganalisis konsekuensi hukum atas tidak dilaksanakan penghapusan jaminan fidusia dengan cara menganalisis konsekuensi hukum dan upaya bagi pemberi fidusia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah konsekuensi hukum terhadap jaminan fidusia yang tidak dilakukan penghapusan di sistem AHU online dan upaya hukum yang dilakukan debitor apabila kreditor tidak melakukan penghapusan sertifikat jaminan fidusia dalam sistem AHU online setelah perjanjian pokoknya selesai. Penelitian ini termasuk penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan dan Konseptual. Teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka. Penelitian menyimpulkan jika penerima fidusia, kuasanya, atau wakilnya tidak melakukan penghapusan jaminan fidusia maka pemberi fidusia tidak bisa menjaminkan objek atau barang jaminan fidusia yang sama untuk kembali difaftarkan berdasarkan Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2015. Upaya hukum yang bisa dilakukan debitor yaitu meminta kepada kreditor untuk memberitahukan penghapusan jaminan fidusia dari daftar Jaminan Fidusia dan diterbitkan keterangan penghapusan yang menyatakan sertifikat jaminan fidusia tidak berlaku kembali. Jika tidak dilakukan penghapusan sertifikat jaminan fidusia maka pemberi fidusia dapat mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum sebagaimana Pasal 1365 KUH Perdata.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59692
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV