• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Teknik Forensika Digital untuk Investigasi Pesan Sekali Lihat (View Once) pada Aplikasi Instant Messenger

    Thumbnail
    View/Open
    22917009.pdf (6.609Mb)
    Date
    2025
    Author
    Ramadhan, Gilang
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan aplikasi instan Messenger (IM) juga menjadi salah satu yang pesat saat ini, dari perkembangan tersebut juga berdampak pada updatenya fitur-fitur terbaru pada aplikasinya, fitur sekali lihat yang terdapat di beberapa aplikasi instan Messenger ini bisa di salah gunakan sebagai kegiatan kejahatan yang dapat merugikan orang lain, Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran analisis bukti digital dan karakteristik pada penggunaan fitur sekali lihat (View Once) pada Snapchat, WhatsApp Messenger, dan Instagram di jadikan sebagai objek penelitian. Metode penelitian ini mempunyai beberapa tahap, antaranya studi literatur, perancangan skenario, proses investigasi yang meliputi Penggunaan kerangka kerja forensik NIST (National Institute of Standards and Technology) dibutuhkan untuk menjadi acuan dalam pencarian bukti digital yang memiliki alur dari Collection, Examination, analysis, dan Reporting. Smartphone android 10-Q dalam kondisi Root. Dilakukan sebuah eksperimen skenario pengiriman pesan gambar dan video menggunakan fitur sekali lihat (View Once) sebagai indikasi tindakan anti forensik. Data dari skenario akan diakuisisi dan di analisis menggunakan tools forensik Magnet Axiom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi cepat setelah pesan dibuka dan kondisi perangkat yang telah di- root meningkatkan keberhasilan ekstraksi artefak. Setiap aplikasi, seperti WhatsApp, Instagram, Snapchat, dan Messenger, memiliki perbedaan dalam mekanisme penghapusan konten, dukungan data, dan proteksi tangkapan layar, sehingga memengaruhi keberadaan artefak digital. Meskipun dirancang untuk menjaga privasi, data visual dan metadata masih terekam sementara sebelum terhapus permanen, sehingga memungkinkan dilakukannya investigasi forensik dalam jangka waktu tertentu.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59672
    Collections
    • Master of Informatics [361]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV