• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perlindungan Hukum Atas Penyalahgunaan Keadaan dalam Pembuatan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) (Studi Putusan Nomor 163/PDT/2021/PT SBY)

    Thumbnail
    View/Open
    21410104.pdf (4.534Mb)
    21410104 Bab 1.pdf (409.3Kb)
    21410104 Daftar Pustaka.pdf (244.6Kb)
    Date
    2025
    Author
    Widad, Qonita Nakhwa Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penyalahgunaan keadaan merupakan bentuk cacat kehendak karena terdapat praktik penyalahgunaan keadaan yang diterapkan dalam PPJB yang didahului dengan perjanjian utang piutang, penandatanganan PPJB oleh debitur dijadikan syarat oleh kreditur untuk mencairkan dana talangan sehingga debitur tidak memiliki pilihan selain menandatangani PPJB tersebut. Permasalahan yang dikaji terkait pembuatan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sebagai syarat dalam perjanjian utang piutang merupakan bentuk penyalahgunaan keadaan dan perlindungan hukum atas penyalahgunaan keadaan dalam pembuatan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB). Metode penelitian yang digunakan dengan penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Sumber bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dikumpulkan dengan studi kepustakaan. Dianalisis melalui deskriptif kualitatif untuk memperoleh kesimpulan. Hasil dari penelitian adalah 1) Pembuatan PPJB sebagai syarat dalam perjanjian utang piutang merupakan bentuk penyalahgunaan keadaan karena dibuat dalam posisi yang tidak seimbang karena pihak yang unggul memanfaatkan keadaan pihak yang lemah secara ekonomi dan psikis. 2) Perlindungan hukum atas perbuatan penyalahgunaan keadaan dalam pembuatan PPJB diberikan dalam bentuk perlindungan hukum represif yaitu mengajukan gugatan pembatalan perjanjian karena bertentangan dengan asas-asas perjanjian, dan juga mengandung unsur penyalahgunaan keadaan yang termasuk cacat kehendak sehingga perjanjian dapat dibatalkan melalui pengajuan gugatan pembatalan ke pengadilan berikut dengan ganti kerugian yang ditimbulkannya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59584
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV