Pola Pemalsuan Dokumen Kepemilikan Kendaraan (BPKB) dan Upaya Represif di Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pola atau
modus operandi yang digunakan pelaku dalam kasus pemalsuan dokumen
kepemilikan kendaraan (BPKB) di wilayah hukum Daerah Istimewa
Yogyakarta beserta upaya represif yang dilakukan oleh pihak Kepolisian
Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menangani kasus pemalsuan dokumen
kepemilikan kendaraan (BPKB). Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode penelitian hukum empiris, dimana penelitian ini
memperoleh data dengan wawancara di Kepolisian Daerah Istimewa
Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa pola atau
modus operandi pemalsuan BPKB. Pola pemalsuan tersebut di dasari adanya
motif ekonomi dari pelakunya yang mana BPKB palsu tadi akan digunakan
sebagai jaminan untuk mendapatkan pencairan dana baik melalui bank maupun
lembaga pembiayaan. Pengguna BPKB palsu tersebut ada yang merupakan
korban yang tidak mengetahui bahwa BPKB tersebut palsu dan ada pula yang
bertindak sebagai pelaku pembuatan BPKB palsu sekaligus. Upaya represif
tetap dilakukan oleh pihak kepolisian selaku aparat penegak hukum dan
gerbang pertama dalam proses peradilan pidana. Penegakan hukum oleh
kepolisian dimulai dengan adanya penanganan pengaduan atau tertangkap
tangan atau adanya laporan atau temuan yang diketahui sendiri oleh penyidik
atas suatu peristiwa tindak pidana yang selanjutnya akan dilakukan
penyelidikan dan penyidikan. Dalam proses tersebut kepolisian akan menggali
apa yang menjadi pola kejahatan atau modus operandi yang dilakukan pelaku.
Collections
- Law [3375]
