| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis inkubator bisnis dalam
penguatan kapasitas UMKM melalui studi kualitatif deskriptif pada program
inkubasi Rumah BUMN BRI Semarang. Fokus utama terletak pada identifikasi
transformasi perilaku, pengetahuan, dan kompetensi UMKM binaan sebelum dan
sesudah mengikuti program inkubasi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik
triangulasi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap
empat informan kunci, yang terdiri dari fasilitator dan pelaku UMKM binaan. Hasil
penelitian menunjukan bahwa sebelum inkubasi, mayoritas UMKM belum
memiliki legalitas usaha yang memadai, sistem manajemen SDM yang terstruktur,
maupun strategi pemasaran dan operasional berbasis digital. Melalui program
inkubasi intensif yang mencakup pelatihan manajerial, pemasaran digital, keuangan
berbasis aplikasi, serta penyusunan SOP operasional, UMKM mengalami
peningkatan signifikan dalam aspek legalitas usaha, efisiensi produksi, kualitas
konten promosi, pencatatan keuangan, dan orientasi pasar. Inkubator Rumah
BUMN BRI Semarang terbukti tidak hanya bertindak sebagai fasilitator pelatihan,
tetapi juga sebagai agen transformasi digital dan inovasi, yang mendorong UMKM
untuk naik kelas dan lebih adaptif terhadap dinamika pasar. Temuan ini menegaskan
pentingnya inkubator bisnis dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang
kolaboratif dan berkelanjutan, penelitian ini memberikan kontribusi teoritis
terhadap literatur pengembangan kapasitas UMKM, serta implikasi praktis bagi
perumusan kebijakan pembinaan UMKM berbasis inkubasi. | en_US |