• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Disparitas Dalam Penjatuhan Pidana Terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Narkotika Golongan I (Studi Putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    21410356.pdf (1.746Mb)
    21410356 Bab 1.pdf (347.9Kb)
    21410356 Daftar Pustaka.pdf (200.2Kb)
    Date
    2025
    Author
    Afka, Cakra Adiguna
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini membahas disparitas pemidanaan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika golongan I di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Hukuman yang dijatuhkan oleh Hakim kepada anak sebagai pelaku tindak pidana narkotika seperti pidana pengawasan, pembinaan, dan bahkan pidana penjara, menjadi penyebab disparitas. Penulis merumuskan rumusan masalah dari penelitian ini adalah: Bagaimana faktor yang menyebabkan timbulnya disparitas pidana dalam penjatuhan putusan hakim terhadap anak sebagai pelaku tindak kejahatan narkotika golongan I? dan Bagaimana penerapan sanksi pidana yang seharusnya dijatuhkan kepada anak sebagai pelaku tindak kejahatan narkotika? Data primer diperoleh melalui putusan pengadilan, dan peraturan perundang-undangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan, dan wawancara dengan Hakim di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya disparitas pemidanaan dipengaruhi oleh 1)faktor yuridis seperti fakta-fakta yang terungkap di persidangan, dan pertimbangan-pertimbangan yang memberatkan dan meringankan, 2)faktor non-yuridis seperti sosiologis, psikologis, kriminologis dan filosofis. Hukuman yang seharusnya dijatuhkan kepada anak pelaku tindak pidana narkotika adalah pengawasan dan pembinaan anak akan merasa diawasi setiap tindakan yang akan anak lakukan, anak akan merasa dirinya dipedulikan, dan anak merasa tidak sendirian sehingga anak tidak akan lagi berpikiran untuk melakukan tindak pidana narkotika tanpa menghilangkan pertanggungjawaban terhadap perbuatan anak.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59533
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV