| dc.description.abstract | Strategi serangan siber Rusia selama invasi ke Ukraina pada tahun 2022–2024
menunjukkan pendekatan yang terstruktur dan sistematis, dianalisis melalui
kerangka pemikiran Computer Network Attack (CNA) dari Winterfeld dan Andress.
Pemahaman mendalam terhadap kerangka CNA, yang memiliki pembagian
dimensi antara lain jenis serangan, serangan operasional, dan proses serangan,
menjadi penting dalam menganalisis dinamika serangan siber dalam konteks
peperangan modern. Proses dalam kerangka CNA ini yang terdiri dari recon, scan,
access, escalate, exfiltrate, assault, sustain, hingga obfuscate, terlihat diterapkan
dalam berbagai serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina, satelit komunikasi
KA-SAT, serta jaringan telekomunikasi Kyivstar. Serangan berlangsung dalam
dimensi yang kompleks, memadukan physical warfare, electronic warfare, dan
logical warfare untuk menciptakan dampak destruktif maksimal sekaligus
meningkatkan tekanan psikologis terhadap pihak lawan. Operasi-operasi tersebut
dijalankan oleh pihak Rusia secara terkoordinasi dengan pendekatan proaktif
maupun reaktif, yang melibatkan aktor siber berafiliasi dengan militer seperti
Sandworm dan Solntsepek, dengan pemanfaatan malware canggih serta strategi
infiltrasi jangka panjang. | en_US |