Show simple item record

dc.contributor.authorKusumo, Galih Adji
dc.date.accessioned2026-01-07T02:21:33Z
dc.date.available2026-01-07T02:21:33Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59473
dc.description.abstractKemajuan teknologi di era digital saat ini sangat membantu di dalam bidang perfilman karena para pencipta dan rumah produksi film dapat menayangkan kembali film mereka melalui platform digital, kemajuan teknologi tidak hanya membawa dampak positif tetapi juga membawa dampak negatif, seperti kasus yang merugikan pihak-piihak yang dilakukan oleh Aditya Fernando Phasyah. Penulisan ini bertujuan untuk memabahas dan menganalisis pelanggaran hak ekonomi pencipta melalui situs film melalui situs ilegal merujuk pada kasus (visinema Pictures) dan upaya hukum pencipta film untuk mendapatkan ganti rugi atas pelanggaran ekonomi. Metode penelitian ini hukum empiris, pendeketaan penelitian ini menggunakan perundangan dan kasus, sumber data yang digunakan data sekunder terdiri dari bahan hukum, pengumpulan data dengan library research dan dokumentasi, serta menganalisis menggunakan análisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa Aditya Fernando Phasyah telah melakukan pelanggaran hak cipta yang dapat dikategorikan melakukan pelanggaran hak ekonomi dan Upaya hukum pencipta film yang memungkinkan untuk mengajukan gugatan perdata ke pengadilan niaga. Agar mendapatkan ganti rugi atas kerugian yang dialami sesuai dengan Pasal 99 UU Hak Cipta.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHak Ciptaen_US
dc.subjectPembajakan Filmen_US
dc.subjectOnline Streamingen_US
dc.titlePelanggaran Hak Ekonomi Pencipta Film Melalui Situs Ilegal Merujuk Pada Kasus (Visinema Pictures)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18410325


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record