Studi Blue Carbon (Karbon Biru) pada Ekosistem Pesisir di Gunungkidul sebagai upaya Mitigasi Perubahan Iklim menggunakan Metode Line Transect
Abstract
Karbon biru (blue carbon) merupakan bentuk simpanan karbon di wilayah
pesisir yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis potensi simpanan blue carbon di wilayah
pesisir Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang
digunakan adalah transek garis (line transect) dengan pengambilan data
biomassa vegetasi dan sampel tanah di sembilan titik pengamatan. Estimasi
stok karbon vegetasi dihitung berdasarkan diameter batang setinggi dada
(DBH) dan pendekatan biomassa ekspansi, sedangkan kandungan karbon
organik tanah dianalisis melalui metode pembakaran kering. Hasil penelitian
menunjukkan total simpanan karbon mencapai 960,6 ton yang terdiri dari
karbon tanah dan karbon vegetasi. Nilai tertinggi ditemukan pada titik 2A
sebesar 239,4 ton/ha untuk karbon tanah. Variasi nilai karbon dipengaruhi
oleh jenis vegetasi, kondisi tanah, serta jarak dari garis pantai. Hasil ini
menegaskan pentingnya wilayah pesisir sebagai penyimpan karbon yang
efektif, serta relevan untuk mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan
kebijakan konservasi yang berkelanjutan.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
