Show simple item record

dc.contributor.authorRonaningtyas, Sekar
dc.date.accessioned2025-12-30T07:02:41Z
dc.date.available2025-12-30T07:02:41Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59414
dc.description.abstractKekerasan seksual terhadap anak merupakan tindak pidana yang berdampak serius terhadap fisik, psikis, dan sosial korban. Kabupaten Ngawi termasuk menjadi salah satu wilayah dengan angka kekerasan seksual terhadap anak yang cukup tinggi, namun penanganannya dinilai belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur penanganan yang diterapkan Polres Ngawi serta menilai prosedur tersebut dalam memberikan perlindungan hukum bagi korban. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi literatur. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan praktik perlindungan hukum terhadap anak yang berlangsung di lapangan. Polres Ngawi telah menerapkan prosedur penanganan berdasarkan ketentuan. Namun, dalam pelaksanaanya masih ditemukan berbagai kendala. Hal ini menyebabkan prosedur penanganan yang dilakukan oleh Kepolisian belum sepenuhnya efektif dalam memberikan perlindungan yang menyeluruh bagi anak korban kekerasan seksual.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKekerasan Seksualen_US
dc.subjectAnaken_US
dc.subjectPerlindunganen_US
dc.subjectProseduren_US
dc.titleUpaya Perlindungan dan Prosedur Penanganan Tindak Pidana Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Polres Ngawien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410234


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record