• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Toksisitas Limbah Penyamakan Kulit Terhadapat Zebrafish (Danio Rerio) Dengan Metode Fish Embryo Toxicity (Fet)

    Thumbnail
    View/Open
    21513105.pdf (25.91Mb)
    Date
    2025
    Author
    Rachmadhati, Febianda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri penyamakan kulit melalui tiga tahap utama yaitu pra-penyamakan, penyamakan dan pasca-penyamakan, menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan organik, amonia, sulfida, minyak-lemak, dan logam berat seperti kromium yang berpotensi mencemari perairan. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat toksisitas limbah cair sebelum dan sesudah pengolahan di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), menganalisis parameter kimia, serta hubungannya dengan hasil uji toksisitas. Metode yang digunakan adalah Fish Embryo Toxicity (FET) sesuai pedoman OECD 236 dengan organisme uji embrio ikan zebra (Danio rerio) dan parameter koagulasi, pembentukan somit, pelepasan tailbud, detak jantung, kelainan morfologi, serta kematian. Konsentrasi uji adalah 3,1–0,2% untuk influen dan 50–3,1% untuk efluen, sedangkan nilai LC50 dihitung dengan analisis probit dari seluruh konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan LC50 influen sebesar 5,15% dan LC50 efluen 23,86%, menandakan bahwa IPAL mampu menurunkan toksisitas meskipun belum sepenuhnya menghilangkan dampak berbahaya. Analisis kimia memperlihatkan penurunan signifikan kadar pencemar pada efluen dibandingkan influen, walau beberapa parameter masih mendekati atau sedikit di atas baku mutu. Hubungan antara kualitas fisika-kimia dan hasil FET menunjukkan bahwa tingginya COD, BOD, amonia, sulfida, dan kromium berkorelasi dengan rendahnya nilai LC50. Dengan demikian, metode FET berbasis OECD 236 efektif untuk mengevaluasi dampak limbah cair penyamakan kulit sekaligus menilai kinerja IPAL.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59402
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV