• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Sistem Pengolahan Air Limbah Tenun dengan Kombinasi Proses Biologis dan Filtrasi dalam Mendegradasi Parameter Chemical Oxygen Demand (COD)

    Thumbnail
    View/Open
    21513065.pdf (3.789Mb)
    Date
    2025
    Author
    Pramudisa, Tsabita Dary
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Limbah tenun merupakan buangan yang dihasilkan dari berbagai proses produksi dan penggunaan dengan karakteristik, yaitu berwarna keruh, pH tinggi, berbusa, mengandung minyak-alkali, zat organik, dan logam berat yang dapat mencemari lingkungan. Penelitian ini berfokus pada penurunan Chemical Oxygen Demand (COD) sebelum dibuang dengan menggunakan kombinasi sistem pengolahan biologis (anaerob-aerob dan clarifier) dan prosesfiltrasi (menggunakan zeolit, pasir silika, dan PEG). Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan pada parameterCOD dan untuk mengkaji kualitas air limbah tenun dengan menggunakan sistem pengolahan kombinasi mikrobiologi dan proses filtriasi untuk air limbah tenun. Metode penelitian menggunakan rangkaian reaktor anaerobik-aerobik, clarifier, zeolit, pasir silika, dan PEG. Sampel limbah tenun dari Industri di Desa Troso diuji dengan variasi konsentrasi limbah 20% dan 50%, serta HRT 4 hari. Parameter yang akan diuji mencakup COD, SV30, MLSS, DO, dan ORP. Hasil persentase removalCOD tertinggi pada reaktor anaerob, clarifier, zeolit, pasir silika, PEG berturut-turut sebesar 47%, 68%, 64%, 59%, dan 95%. Namun, belum memenuhi baku mutu 150 mg/L (Permen LHK P.16 Tahun 2019). Parameter fisik SV30, MLSS, DO, dan ORP memiliki keterkaitan dengan penurunan kadar COD dengan nilai R2 secara berturut-turut sebesar 0,087; 0,3977; 0,016; dan 0,4658. Penelitian ini dapat menurunkan kadar COD, namun perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut agar mencapai standar baku mutu yang ditetapkan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59393
    Collections
    • Environmental Engineering [1831]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV