• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PERANCANGAN ZONASI PASAR IKAN DI PANTAI SADENG, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA: BERDASARKAN PRINSIP ZONASI MENURUT TEORI PARA AHLI

    Thumbnail
    View/Open
    37. PERANCANGAN ZONASI PASAR IKAN DI PANTAI SADENG, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA BERDASARKAN PRINSIP ZONASI MENURUT TEORI PARA AHLI.pdf (682.4Kb)
    Date
    2025-07-01
    Author
    Khairunisa, Arla
    Hidayatullah, Ardiansyah Rahmat
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sebagai Pelabuhan Perikanan yang paling berpengaruh di Yogyakarta, Pantai Sadeng tak hanya memiliki potensi perekonomian yang tinggi. Dengan hamparan pemandangan pantai yang indah ditambah dengan sajian makanan hasil tangkapan nelayan, membuat Pantai Sadeng juga memiliki potensi wisata yang cukup menarik bagi turis yang ingin mencicipi atau membeli hasil tangkapan laut langsung di area pantai. Namun, Keberadaan pasar ikan di Pantai Sadeng tak cukup menarik perhatian wisatawan untuk berbelanja, wisatawan lebih tertarik membeli langsung dari nelayan ataupun berbelanja di warung-warung kecil milik warga sekitar. Untuk itu perlu adanya pengembangan pasar ikan di Pantai Sadeng agar lebih menarik. Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk melaksanakan pengembangan pasar adalah menentukan atau merancang zonasi bangunan dengan sebaik mungkin. Hal ini bertujuan agar pedagang maupun pengunjung tertarik melakukan transaksi jual beli didalamnya. Jika tidak ada ketertarikan antara pedagang dan pengunjung untuk mengisi area lapak di pasar maka akan terjadi kerugian yakni bangunan akan terbengkalai secara perlahan dan mulai ditinggalkan. Untuk itu penting untuk memperhatikan zonasi bangunan yang baik agar tercipta lingkungan pasar yang aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Agar perancangan zonasi pasar ini dapat lebih efektif, perlu adanya prinsip-prinsip zonasi yang berdasar pada teori para ahli. Seperti menerapkan prinsip privasi dan interaksi agar setiap ruang berfungsi dengan efisien, serta menerapkan prinsip ekologis agar bangunan yang dibangun dapat menyesuaikan lingkungan sekitarnya. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini bangunan pasar ikan tidak hanya dapat digunakan secara fungsional, namun juga dapat memberi kenyamanan dan daya tarik tersendiri kepada pengunjung.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/59377
    Collections
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15 [90]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV