Show simple item record

dc.contributor.authorPricilia, Ratu Monarfha
dc.date.accessioned2025-12-29T08:10:03Z
dc.date.available2025-12-29T08:10:03Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59366
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis berkaitan dengan pergantian kelamin melalui penetapan pengadilan. Pergantian kelamin melalui penetapan pengadilan akan menimbulkan permasalahan hukum dalam konteks kewarisan Islam di Indonesia (KHI) dan hukum adat dengan sistem patrilineal maupun matrilineal. Oleh karenanya, kajian ini menjadi menarik untuk dibahas. Dalam penelitian ini terdapat dua masalah yang menjadi fokus utama, yaitu akibat hukum pergantian kelamin melalui penetapan pengadilan terhadap kedudukan ahli waris dalam Perspektif KHI dan alasan berdampaknya pergantian kelamin melalui penetapan pengadilan terhadap kedudukan ahli waris dalam Perspektif KHI. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis yang dianalisis dengan metode kualitatif untuk mendapatkan jawaban penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa penetapan pengadilan berdampak pada penentuan kedudukan dan bagian ahli waris. Dampak tersebut terjadi karena penetapan pengadilan merupakan produk hukum yang dihasilkan oleh hakim dan memiliki kekuatan mengikat seperti undang-undang, serta memiliki kekuatan pembuktian dan kekuatan eksekutorial.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHukum Waris Islam Indonesia (KHI)en_US
dc.subjectPenetapan Pengadilanen_US
dc.subjectPergantian Jenis Kelaminen_US
dc.titleAkibat Hukum Pergantian Kelamin Melalui Penetapan Pengadilan Negeri Terhadap Kedudukan Ahli Waris dalam Perspektif Waris Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410731


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record