Show simple item record

dc.contributor.authorAbdillah, Yusuf Fadhly
dc.date.accessioned2025-12-29T02:43:32Z
dc.date.available2025-12-29T02:43:32Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59348
dc.description.abstractKemiskinan masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan daerah, termasuk di Provinsi Jawa Tengah. Meskipun terdapat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan indikator sosial, angka kemiskinan di wilayah ini menunjukkan fluktuasi selama periode 2019–2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum (UMK), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), jumlah penduduk, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap tingkat kemiskinan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data panel. Model analisis regresi data panel yang digunakan adalah Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM dan PDRB berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan UMK berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas manusia dan pemerataan pertumbuhan ekonomi dalam strategi pengentasan kemiskinan. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam literatur ekonomi regional, maupun secara praktis dalam penyusunan kebijakan berbasis bukti.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKemiskinanen_US
dc.subjectUMKen_US
dc.subjectIPMen_US
dc.subjectJumlah Penduduken_US
dc.subjectPDRBen_US
dc.titleAnalisis Pengaruh Upah Minimum, Indeks Pembangunan Manusia, Jumlah Penduduk, dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Kemiskinan di Provinsijawa Tengah Pada Tahun 2019 - 2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20313239


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record