• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Transformasi Bangunan Mangkrak Menjadi Kios Bubur Kekinian dengan Mengunsung Konsep Nicetorizm

    Thumbnail
    View/Open
    28. TRANSFORMASI BANGUNAN MANGKRAK MENJADI KIOS BUBUR KEKINIAN DENGAN MENGUNSUNG KONSEP NICETORIZM.pdf (1009.Kb)
    Date
    2025-07-01
    Author
    Lathifisama, Arell Rafi
    Rahmah, Nur Afifah
    Widyoputro, Muhammad Kholif Lir
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tren kuliner unik semakin menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, memunculkan konsep "hidden gem" yang menggabungkan pengalaman mendalam dengan suasana klasik dan nostalgia dengan pengalaman nicetorizm. Kawasan Baciro, Yogyakarta, dengan lokasinya yang strategis di tengah pemukiman padat dan dekat area kos-kosan, namun minim fasilitas kuliner modern, memiliki potensi besar untuk pengembangan kios bubur kekinian. Proyek ini bertujuan mentransformasi bangunan eksisting menjadi kios bubur modern yang mempertahankan cita rasa tradisional sekaligus menyuguhkan atmosfer nostalgia. Pendekatan desain menggunakan prinsip adaptive reuse, terinspirasi dari studi kasus Tea OZ di Moganshan, yang memadukan elemen tradisional dengan material modern. Analisis SWOT mengidentifikasi lokasi strategis dan konsep unik sebagai kekuatan utama, sementara tantangan meliputi aksesibilitas terbatas dan persaingan dengan tempat makan lain. Business Model Canvas (BMC) digunakan untuk merancang strategi pemasaran, termasuk kolaborasi dengan influencer lokal dan komunitas sekitar guna meningkatkan daya tarik dan eksposur. Metode penelitian menggunakan "Design Thinking," yang yang meliputi lima tahap empathize, define, ideate, prototype, dan evaluate, untuk menghasilkan solusi inovatif berbasis kebutuhan pengguna. Sebagai penelitian desain, proyek ini diharapkan dapat menjadi studi konseptual yang memberikan wawasan dan inspirasi bagi pengembangan ruang kuliner unik di kawasan urban dengan pendekatan yang berfokus pada adaptasi inovatif dan nilai lokal
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/59340
    Collections
    • SAKAPARI 2025 #SERIES 15 [90]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV