| dc.description.abstract | Lapangan Klidon, sebagai ruang publik di Dusun Klidon, Desa Donoharjo,
Kabupaten Sleman, memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan
masyarakat. Sebelum revitalisasi, lapangan ini kurang memadai dari segi fasilitas,
sehingga membatasi fungsi sosial dan keolahragaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji pengaruh revitalisasi Lapangan Klidon terhadap kualitas ruang publik dan
aktivitas sosial masyarakat. Penelitian ini mengisi kekosongan studi mengenai pengaruh
revitalisasi ruang publik terhadap konsep Placemaking dalam komunitas lokal. Dengan
penambahan fasilitas seperti jogging track, tribun penonton, dan area kuliner, revitalisasi
ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, daya tarik, dan variasi kegiatan,
termasuk olahraga, kesenian, serta acara komunitas. Pendekatan kualitatif digunakan
dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis data yang
disajikan dalam bentuk perbandingan kondisi sebelum dan sesudah revitalisasi. Hasil
penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas masyarakat di pagi dan sore hari, serta
pertumbuhan ekonomi bagi pedagang kaki lima akibat tata ruang yang lebih
terorganisir. Namun, masih ditemukan kendala seperti pencahayaan malam yang kurang
optimal dan tidak adanya fasilitas sanitasi. Hal ini menunjukkan bahwa revitalisasi tidak
hanya menghidupkan kembali interaksi sosial tetapi juga memperkuat identitas ruang
melalui konsep placemaking. Selain itu, revitalisasi ini memperluas partisipasi
masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik, mendukung keberlanjutan lingkungan,
dan menciptakan ruang inklusif yang memenuhi kebutuhan berbagai kalangan. | en_US |