Show simple item record

dc.contributor.authorZyulaida, Risqi Pramela
dc.date.accessioned2025-12-24T07:00:47Z
dc.date.available2025-12-24T07:00:47Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59300
dc.description.abstractKeterbatasan air bersih di Indonesia mendorong dilakukannya pengolahan sumber air alternatif lain yaitu air gambut. Air gambut mengandung zat humat dan partikel tersuspensi dalam kadar tinggi serta memiliki pH yang rendah, sehingga diperlukan pengolahan sebelum dapat dimanfaatkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji potensi biji pepaya (Carica papaya L.) sebagai biokoagulan alami dalam proses koagulasi-flokulasi dengan variasi dosis koagulan 0,5 g; 1,0 g; 1,5 g; dan 2,0 g; proses koagulasi dilakukan dengan pengadukan cepat selama 5 menit pada 100 rpm, dan flokulasi selama 30 menit pada 30 rpm. Evaluasi efektivitas proses meliputi pH Point Zero Chart (PZC) biji pepaya adalah 6-7, variasi dosis dapat mempengaruhi distribusi ukuran flok. Ukuran flok pada dosis rendah di bawah PZC memiliki ukuran yang kecil dan tidak stabil serta menyebar, sedangkan ukuran flok pada dosis lebih tinggi di atas PZC memiliki ukuran yang lebih besar dan jumlah flok yang tidak stabil. Proses koagulasi menggunakan biji pepaya dapat menurunkan turbiditas, TDS, berturut-turut sebesar 99,34% dan 7,0% dan dapat menaikkan intensitas cahaya menjadi 1578 lux (96,41%) serta menaikkan pH ke arah netral.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAir Gambuten_US
dc.subjectBiji Pepaya (Carica Papaya L)en_US
dc.subjectKoagulasi-flokulasien_US
dc.subjectKarakterisasi floken_US
dc.titleEfektivitas Biokoagulan Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Dalam Pengolahan Air Gambuten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21612074


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record