Efektivitas Biokoagulan Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Dalam Pengolahan Air Gambut
Abstract
Keterbatasan air bersih di Indonesia mendorong dilakukannya pengolahan sumber
air alternatif lain yaitu air gambut. Air gambut mengandung zat humat dan partikel
tersuspensi dalam kadar tinggi serta memiliki pH yang rendah, sehingga diperlukan
pengolahan sebelum dapat dimanfaatkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji
potensi biji pepaya (Carica papaya L.) sebagai biokoagulan alami dalam proses
koagulasi-flokulasi dengan variasi dosis koagulan 0,5 g; 1,0 g; 1,5 g; dan 2,0 g;
proses koagulasi dilakukan dengan pengadukan cepat selama 5 menit pada 100 rpm,
dan flokulasi selama 30 menit pada 30 rpm. Evaluasi efektivitas proses meliputi pH
Point Zero Chart (PZC) biji pepaya adalah 6-7, variasi dosis dapat mempengaruhi
distribusi ukuran flok. Ukuran flok pada dosis rendah di bawah PZC memiliki
ukuran yang kecil dan tidak stabil serta menyebar, sedangkan ukuran flok pada
dosis lebih tinggi di atas PZC memiliki ukuran yang lebih besar dan jumlah flok
yang tidak stabil. Proses koagulasi menggunakan biji pepaya dapat menurunkan
turbiditas, TDS, berturut-turut sebesar 99,34% dan 7,0% dan dapat menaikkan
intensitas cahaya menjadi 1578 lux (96,41%) serta menaikkan pH ke arah netral.
Collections
- Chemistry [737]
