Show simple item record

dc.contributor.authorUtari, Baiq Amanda Mustika
dc.date.accessioned2025-12-24T06:55:15Z
dc.date.available2025-12-24T06:55:15Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59298
dc.description.abstractPeningkatan aktivitas transportasi di Kota Yogyakarta dan sekitarnya berkontribusi signifikan terhadap pencemaran udara, khususnya konsentrasi Particulate Matter 2,5 (PM2,5). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung beban emisi sektor transportasi, menghitung konsentrasi PM2,5 melalui pengukuran langsung, menganalisis model sebaran PM2,5 menggunakan perangkat lunak AERMOD, serta memvalidasi hasil model dengan hasil pengukuran. Inventarisasi emisi menghasilkan nilai beban emisi PM2,5 tertinggi yang berasal dari kendaraan roda dua (motor). Pengukuran langsung menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS) menunjukkan konsentrasi PM2,5 tertinggi sebesar 53,2 μg/m3 di Jalan Laksda Adisucipto, sedangkan pemodelan AERMOD menunjukkan konsentrasi tertinggi sebesar 113,551 μg/m3 di Jalan Laksda Adisucipto. Pola sebaran dari hasil model menunjukkan distribusi polutan dominan mengarah ke utara. Validasi hasil model terhadap data lapangan menggunakan metode Root Mean Square Percentage Error (RMSPE) didapat sebesar 98,626 % yang artinya nilai ini termasuk dalam kategori kurang merepresentasikan hasil yang mendekati kondisi aktual.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAERMODen_US
dc.subjectBeban Emisien_US
dc.subjectKota Yogyakarta dan Sekitarnyaen_US
dc.subjectParticulate Matter 2,5 (PM2,5)en_US
dc.titlePemodelan Kualitas Udara Ambien Parameter Particulate Matter 2,5 (PM2,5) Menggunakan Software AERMOD di Kota Yogyakarta dan Sekitarnyaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21513118


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record