Pemodelan Kualitas Udara Ambien Parameter Particulate Matter 2,5 (PM2,5) Menggunakan Software AERMOD di Kota Yogyakarta dan Sekitarnya
Abstract
Peningkatan aktivitas transportasi di Kota Yogyakarta dan sekitarnya
berkontribusi signifikan terhadap pencemaran udara, khususnya konsentrasi
Particulate Matter 2,5 (PM2,5). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung
beban emisi sektor transportasi, menghitung konsentrasi PM2,5 melalui
pengukuran langsung, menganalisis model sebaran PM2,5 menggunakan
perangkat lunak AERMOD, serta memvalidasi hasil model dengan hasil
pengukuran. Inventarisasi emisi menghasilkan nilai beban emisi PM2,5
tertinggi yang berasal dari kendaraan roda dua (motor). Pengukuran langsung
menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS) menunjukkan konsentrasi
PM2,5 tertinggi sebesar 53,2 μg/m3 di Jalan Laksda Adisucipto, sedangkan
pemodelan AERMOD menunjukkan konsentrasi tertinggi sebesar 113,551
μg/m3 di Jalan Laksda Adisucipto. Pola sebaran dari hasil model
menunjukkan distribusi polutan dominan mengarah ke utara. Validasi hasil
model terhadap data lapangan menggunakan metode Root Mean Square
Percentage Error (RMSPE) didapat sebesar 98,626 % yang artinya nilai ini
termasuk dalam kategori kurang merepresentasikan hasil yang mendekati
kondisi aktual.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
