Show simple item record

dc.contributor.authorRajendra, Muhammad Gerald
dc.date.accessioned2025-12-24T04:00:38Z
dc.date.available2025-12-24T04:00:38Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59297
dc.description.abstractPenelitian ini membahas pemidanaan terhadap anak yang menjadi pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak terkait dengan penerapan sanksi yang sesuai dengan prinsip perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan putusan pemidanaan terhadap anak pelaku kekerasan seksual serta mengkaji teori tujuan pemidanaan yang digunakan oleh hakim. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang- undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh dari analisis terhadap lima putusan pengadilan yang menjatuhkan pidana kepada anak pelaku kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan hakim dalam pemidanaan anak pelaku kekerasan seksual terhadap anak adalah cenderung berat meskipun dasar hukum yang digunakan serupa. Hal ini disebabkan oleh perbedaan pertimbangan hakim, baik yuridis maupun non-yuridis. Selain itu, teori pemidanaan yang diterapkan oleh hakim dalam pemidanaan anak pelaku kekerasan seksual terhadap anak merujuk pada teori tujuan (relatif) dan teori gabungan, yang menitikberatkan pada pencegahan dan pembinaan, sejalan dengan semangat keadilan rehabilitatif dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKekerasan Seksualen_US
dc.subjectPemidanaan Anaken_US
dc.subjectPertimbangan Hakimen_US
dc.subjectSistem Peradilan Pidana Anaken_US
dc.subjectTeori Pemidanaanen_US
dc.titlePemidanaan Terhadap Anak yang Menjadi Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anaken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410223


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record