Analisis Pengaruh Inflasi, Upah Minimum, dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2023
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara ilmiah bagaimana inflasi, upah
minimum, dan jumlah tenaga kerja memengaruhi pertumbuhan ekonomi di
Provinsi Jawa Barat sepanjang 2008-2023. Pertumbuhan ekonomi di posisikan
sebagai indikator utama dalam mengukur keberhasilan pembangunan daerah yang
sangat dipengaruhi oleh dinamika variabel makroekonomi. Data yang digunakan
merupakan data sekunder berbentuk panel, dihimpun dari tujuh kota di Provinsi
Jawa Barat melalui Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan dengan
menggunakan regresi data panel melalui pendekatan Common Effect Model, yang
dipilih berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman untuk memperoleh model paling
sesuai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel
independen tersebut signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi di wilayah
studi. Secara parsial, inflasi ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap
pertumbuhan ekonomi, sedangkan upah minimum memiliki pengaruh signifikan
namun negatif. Sementara itu, jumlah tenaga kerja menunjukkan pengaruh posistif
dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini memberikan
implikasi yang substansial bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan
ekonomi yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam pengendalian inflasi dan
penguatan penyerapan tenaga kerja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
berkelanjutan di Provinsi Jawa Barat.
Collections
- Economics [2702]
