• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Hukuman Cambuk di Aceh: Alasan dan Kesesuaiannya Dengan Syariat Islam

    Thumbnail
    View/Open
    21410323.pdf (1.399Mb)
    21410323 Bab 1.pdf (594.2Kb)
    21410323 Daftar Pustaka.pdf (262.7Kb)
    Date
    2025
    Author
    Anjumittanawar, Halwa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat atau biasa disebut dengan Qanun Jinayat merupakan salah satu instrumen implementasi syariat Islam di Aceh dalam bidang pidana. Qanun Jinayat berisi ketentuan-ketentuan jarimah beserta hukuman- hukumannya yang disusun berdasarkan syariat Islam. Meski disusun berdasarkan syariat Islam, namun Qanun Jinayat belum mengadopsi seluruh jenis hukuman yang ada dalam syariat Islam. Qanun Jinayat hanya mengatur hukuman cambuk sebagai hukuman fisik. Untuk itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui alasan tidak diterapkannya hukuman fisik lain, yakni qisas dan hudud yang lain seperti potong tangan atau rajam serta untuk menganalisis kesesuaian pelaksanaan hukuman cambuk di Aceh dengan syariat Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, menggunakan sumber data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumen dan studi pustaka serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan Pemerintah Aceh tidak menerapkan hukuman fisik selain cambuk adalah karena beberapa aspek, yakni aspek syariat, aspek legal, aspek politis, dan aspek sosial. Kemudian kajian terhadap teori maqashid syariah dan tujuan pemidanaan menunjukkan bahwa penerapan hukuman cambuk di Aceh telah sesuai dengan syariat Islam yang dilihat dari beberapa hal, antara lain ketentuan mengenai petugas cambuk, alat untuk mencambuk, terhukum, sifat hukuman cambuk, serta tempat pelaksanaan hukuman cambuk, meski dalam implementasinya masih terdapat beberapa tantangan yang memerlukan tinjauan lebih lanjut.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59245
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV