Show simple item record

dc.contributor.authorAriayanti, Tiwi Esti
dc.date.accessioned2025-12-22T03:50:41Z
dc.date.available2025-12-22T03:50:41Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59235
dc.description.abstractPermasalahan kesehatan mental merupakan isu yang sering dihadapi oleh mahasiswa, khususnya pada masa transisi remaja akhir menuju masa dewasa awal. Meskipun demikian, perilaku mencari bantuan masih tergolong rendah. Literasi kesehatan mental menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan perilaku mencari bantuan psikologis pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa aktif sebanyak 208 orang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala Mental Health Literacy (MHL) dan General Help-Seeking Questionnaire (GHSQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Sperman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara literasi kesehatan mental dan perilaku mencari bantuan psikologis dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,187 dan signifikansi p< 0,01. Meskipun hubungan tergolong lemah, hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat literasi kesehatan mental mahasiswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk mencari bantuan psikologis. Penelitian ini memperkuat pentingnya upaya peningkatan literasi kesehatan mental guna mendorong mahasiswa lebih proaktif dalam mengakses layanan bantuan psikologis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLiterasi Kesehatan Mentalen_US
dc.subjectHelp-seeking Behavioren_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.titleHubungan Literasi Kesehatan Mental dengan Perilaku Mencari Bantuan Pada Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320017


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record