Show simple item record

dc.contributor.authorN, Taufiq Arya Putra
dc.date.accessioned2025-12-20T03:44:19Z
dc.date.available2025-12-20T03:44:19Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59204
dc.description.abstractKeberhasilan dalam penyelesaian proyek konstruksi dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling memiliki ketergantungan satu sama lain, salah satunya adalah rantai pasok. Pada tahun 2018, Dinas Pekerjaan Umum dan Perencanaan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, Indonesia memiliki 24 paket pekerjaan konstruksi jalan. Hanya 33.3% yang selesai tepat waktu dan sisanya sebesar 66.7% mengalami keterlambatan, salah satunya adalah akibat keterlambatan material (Rita dkk., 2021). Pekerjaan timbunan pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulon Progo Seksi I Paket 1.2 tidak terlepas dari potensi keterlambatan tersebut. Rantai pasok menjadi perhatian khusus pada proyek ini, dikarenakan kebutuhan material yang besar serta sulitnya menemukan material timbunan yang sesuai spesifikasi dapat menjadi kendala jika risiko-risiko dalam setiap prosesnya tidak dikelola dengan baik. Instrumen yag digunakan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) yaitu dengan mengidentifikasi kegagalan-kegagalan dalam setiap proses serta dampak yang dapat terjadi terhadap kegiatan yang dilakukan, sehingga dapat menentukan tindakan mitigasi untuk meminimalkan risiko-risiko yang dapat terjadi. Hasil penelitian didapatkan 5 alur aktivitas supply chain pekerjaan timbunan tanah yaitu bahan baku, supplier, pabrikasi, distribusi, dan konsumen. Terdapat 41 risiko yang terbagi menjadi 3 tingkat risiko. Pada tahapan bahan baku terdapat 4 risiko sedang dan 2 risiko tinggi, pada tahapan supplier terdapat 7 risiko sedang, pada tahapan pabrikasi terdapat 1 risiko rendah dan 6 risiko sedang, pada tahapan distribusi terdapat 2 risiko rendah dan 11 risiko sedang, serta pada tahapan konsumen terdapat 8 risiko sedang. Terdapat 47 tindakan pengendalian yang terbagi menjadi 5 aspek yaitu Man, Money, Machine, Material dan Method.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKeterlambatanen_US
dc.subjectRisikoen_US
dc.subjectRantai Pasoken_US
dc.subjectFMEAen_US
dc.subjectJalanen_US
dc.titleAnalisis Dan Mitigasi Risiko Rantai Pasok Pada Pekerjaan Tanah Timbunan Proyek Konstruksi Jalan dengan Metode FMEA (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo – Yogyakarta – YIA Kulon Progo)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21914025


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record