Show simple item record

dc.contributor.authorSobari, Mohammad
dc.date.accessioned2025-12-18T03:38:23Z
dc.date.available2025-12-18T03:38:23Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59138
dc.description.abstractEnkapsulasi minyak atsiri kemangi (Ocimum americanum) BEO, Cengkeh (Syzygium aromaticum) CEO dan campurannya (BCEO) menggunakan matriks maltodekstrin (MD), Carboxymethylcellulose (CMC) dan campurannya (CMC/MD) dengan pengeringan beku (FD) sebagai antibakteri Escherichia coli (E.Coli) dan Staphylococcus aureus (S.Aureus). BEO dan CEO didapatkan dengan metode destilasi uap-air dengan kandungan utama Z-citral pada BEO dan Eugenol pada CEO. BCEO didapat dengan mencampurkan BEO dan CEO dengan perbandingan 1:1. Enkapsulasi minyak atsiri dilakukan dengan mencampurkan aquades, matriks, minyak atsiri dan tween 80 dengan berat masing-masing yaitu 92 gram, 6 gram, 2 gram dan 0,1. Seluruh matriks dapat digunakan untuk enkapsulasi minyak atsiri. Dibuktikan dengan adanya pergeseran bilangan gelombang pada spektra Fourier Transform Infrared (FTIR) dan dikonfirmasi dengan Headspace- Solid Phase MicroExtraction (HS-SPME) Gas Chromatography Mass Spectrometry (GCMS) yang menyatakan bahwa pada setiap sampel terdapat komponen senyawa yang juga terdapat pada minyak. Hasil efisiensi kimia dengan membandingkan luas area pada enkapsulan dan minyak atsiri menunjukkan bahwa matriks CMC/MD memiliki efisiensi kimia paling baik pada semua minyak dengan masing-masing hasil yaitu CMC/MD:BEO (58,56%), CMC/MD:CEO (114,51%) dan CMC/MD:BCEO (86,23%). Ukuran partikel sebelum dan sesudah FD, MD memiliki ukuran yang lebih besar setelah pengeringan, CMC memiliki ukuran yang lebih kecil setelah pengeringan dan CMC/MD memiliki ukuran yang lebih kecil setelah pengeringan. MD memiliki bentuk permukaan seperti serpihan kaca, CMC memiliki bentuk permukaan yang berpori, dan CMC/MD memiliki bentuk permukaan yang tidak rata dengan sedikit pori dan terdapat beberapa serpihan. CMC:CEO memiliki efek antibakteri paling besar pada bakteri E.Coli dan S.Aureus sebesar 23,6 mm dan 20,1 mm.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEnkapsulasien_US
dc.subjectMinyak Atsirien_US
dc.subjectMatriksen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.titleEnkapsulasi Minyak Atsiri Kemangi, Cengkeh dan Campurannya Menggunakan Maltodekstrin, Carboxymethyl Cellulose dan Campurannya dengan Pengeringan Beku Sebagai Antibakteri Escherichia Coli dan Staphylococcus Aureusen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21923014


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record