Show simple item record

dc.contributor.authorAditama, Taris
dc.date.accessioned2025-12-15T06:27:17Z
dc.date.available2025-12-15T06:27:17Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59093
dc.description.abstractTingginya tingkat kecurangan di perguruan tinggi menunjukkan pentingnya deteksi dini fraud untuk menjaga integritas institusi pendidikan. Penelitian ini mengkaji pengaruh audit internal berbasis risiko, whistleblowing system, kompetensi, dan independensi auditor terhadap pendeteksian fraud, dengan teknologi informasi sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan secara kuantitatif melalui survei terhadap 180 auditor internal perguruan tinggi di Indonesia yang telah menerapkan audit berbasis risiko dan whistleblowing system. Penelitian ini menggunakan analisis data simultaneous equation model (SEM) melalui SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal berbasis risiko dan kompetensi auditor berpengaruh positif signifikan terhadap pendeteksian fraud. Whistleblowing system berpengaruh signifikan namun negatif, sementara independensi auditor tidak berpengaruh signifikan secara langsung, namun dipengaruhi oleh moderasi teknologi informasi. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan audit internal, peningkatan kompetensi auditor, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung sistem deteksi fraud yang efektif di perguruan tinggi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAudit Internal Berbasis Risikoen_US
dc.subjectWhistleblowing Systemen_US
dc.subjectKompentesien_US
dc.subjectIndependensien_US
dc.subjectPendeteksian Frauden_US
dc.subjectTeknologi Informasien_US
dc.titlePengaruh Implementasi Audit Internal Berbasis Risiko, Whisleblowing System, Kompetensi dan Independensi Auditor Terhadap Pendeteksian Fraud di Perguruan Tinggi di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23919030


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record