Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kecurangan di Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia
Abstract
Kecurangan (fraud) di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di Perguruan Tinggi Swasta
(PTS), menjadi ancaman serius yang berdampak pada reputasi institusi dan efisiensi tata
kelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi
kecurangan di PTS di Indonesia dengan menggunakan pendekatan Institutional Theory. Fokus
penelitian diarahkan pada pengaruh tekanan koersif, mimetik, normatif, serta peran teknologi
informasi dalam pencegahan kecurangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan survei yang melibatkan 100 responden dari kalangan dosen struktural dan
tenaga kependidikan di PTS. Analisis data dilakukan dengan teknik Partial Least Square
Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan
koersif, mimetik, dan normatif secara signifikan berpengaruh terhadap kecurangan, demikian
pula dengan penggunaan teknologi informasi yang terbukti memainkan peran penting dalam
upaya pencegahan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan
kajian tata kelola keuangan di sektor pendidikan serta manfaat praktis bagi manajemen PTS
dalam menyusun kebijakan anti-kecurangan yang lebih efektif dan terukur.
Collections
- Master of Accountancy [313]
