Implementasi Pembelajaran PAI yang Inklusif di MAN 2 Sleman
Abstract
Banyak masyarakat yang memandang peserta didik ABK hanya sebelah
mata, padahal setiap anak terlahir istimewa. Ditambah sulitnya akses pendidikan
khusus bagi peserta didik ABK, sehingga pendidikan inklusi menjadi urgent untuk
diterapkan. Sejalan dengan nilai-nilai dari pembelajaran inklusif, implementasi
pembelajaran PAI menarik untuk diteliti, apalagi di sekolah berbasis agama
seperti MAN 2 Sleman. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana
MAN 2 Sleman mengimplementasikan pembelajaran PAI yang inklusif.
Adapun pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling dan informan
dari kepala madrasah, guru PAI, GPK, peserta didik ABK dan non-ABK. Teknik
pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode
keabsahan data ialah triangulasi teknik dan sumber. Teknik analisis data melalui 3
tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran PAI yang
inklusif di MAN 2 Sleman berdasarkan 3 poin penting yaitu, perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran telah disesuaikan dengan ragam
kebutuhan setiap peserta didik, meskipun dari pelaksanaan pembelajaran masih
ada metode dan media yang perlu diperbaiki dan divariasikan. Adapun kendala
dan solusi dalam implementasi jika dilihat dari sudut pandang guru ialah
penyesuaian metode pembelajaran solusi guru perlu meng-upgrade diri,
terbatasnya fasilitas pembelajaran solusi guru lebih kreatif dan inovatif, dan
karakter peserta didik masih jauh dari karakter Islami solusi adanya pembiasaan
baik dari madrasah. Dari sudut pandang peserta didik ialah kurangnya dukungan
dari teman-teman non-ABK solusi adanya program atau pembinaan yang
mendukung dari madrasah dan penjelasan guru kurang detail karena fokus
mengejar target pembelajaran solusi guru perlu mencari metode yang efektif.
Collections
- Islamic Education [1275]
