| dc.description.abstract | Seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, berbagai
tantangan dalam menjaga kualitas hidup lansia terutama dari aspek spiritual dan
psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan
kecerdasan spiritual dan kesejahteraan psikologis di Pesantren Lansia Miftahul
Jannah Sleman. Pesantren ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan lansia
akan pembinaan spiritual dan dukungan psikologis yang sesuai dengan kondisi
usia mereka.
Jenis metode yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field
research) dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif
dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi
dengan informan terdiri dari pimpinan pesantren, pengurus, serta para santri lansia
yang dipilih secara purposive. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis
Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecerdasan spiritual
dilakukan melalui kegiatan seperti kajian tafsir al-Qur’an, hadist, dan
pembelajaran tematik keislaman yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan
spiritual para santri lansia. Sementara itu, kesejahteraan psikologis ditingkatkan
melalui aktivitas rihlah, senam lansia, dan kajian kesehatan. Faktor pendukung
keberhasilan program ini meliputi lingkungan pesantren yang religius dan hangat,
keterlibatan aktif pengurus, serta semangat para lansia untuk memperdalam
keimanan. Adapun faktor penghambat mencakup kondisi fisik lansia yang
terbatas, keterbatasan transportasi, dan kurangnya pendamping bagi santri dengan
kebutuhan khusus. Pesantren Lansia Miftahul Jannah terbukti menjadi lembaga
yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia, baik dari aspek spiritual
maupun psikologis. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan
model serupa di berbagai daerah untuk mendukung lansia menjalani masa tua
yang lebih bermakna, bahagia, dan sejahtera. | en_US |