• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perlindungan Hukum Konsumen Pada Produk Kosmetik yang mengandung Bahan Adiktif di Indonesia (Studi Kasus Kosmetik NRL dalam produk Glowing Series dan Acne Series)

    Thumbnail
    View/Open
    18410061.pdf (2.025Mb)
    18410061 Bab 1.pdf (374.8Kb)
    18410061 Daftar Pustaka.pdf (264.6Kb)
    Date
    2025
    Author
    Safira, Rizky Dena
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum konsumen pada produk kosmetik yang mengandung bahan adiktif di indonesia (studi kasus kosmetik NRL dalam produk Glowing Series dan Acne Series). Rumusan masalah adalah (1) bagaimana perlindungan hukum bagi konsumen produk NRL dalam produk Glowing Series dan Acne Series? dan (2) bagaimana tanggung jawab perusahaan NRL dalam kasus produk Glowing Series dan Acne Series berbahan zat adiktif di indonesia? jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Data penelitian yang dibutuhkan berupa data sekunder. Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan dan diperoleh dari peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, literatur hukum, serta informasi publik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan produsen dan pemilik merek NRL memenuhi unsur PMH sebagaimana Pasal 1365, yaitu adanya perbuatan melawan hukum, kesalahan, kerugian konsumen, dan hubungan kausalitas. Selain itu, berdasarkan Pasal 1367, tanggung jawab hukum tidak dapat dibebankan hanya pada reseller, melainkan juga mencakup produsen utama, pemilik merek, dan distributor besar yang berada dalam posisi pengawasan dan memperoleh keuntungan dari peredaran produk. Perlindungan hukum konsumen dalam kasus kosmetik NRL seharusnya menitikberatkan pada tanggung jawab mutlak produsen dan pemilik merek, bukan sekadar menjerat pelaku usaha kecil. Penegakan hukum yang konsisten atas dasar Pasal 1365 dan 1367 KUH Perdata, diperkuat dengan prinsip strict liability UUPK, sangat diperlukan untuk mewujudkan kepastian hukum dan keadilan bagi konsumen.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/59018
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV