Show simple item record

dc.contributor.authorAyyub, Moh
dc.date.accessioned2025-12-08T07:28:04Z
dc.date.available2025-12-08T07:28:04Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/59016
dc.description.abstractBaca tulis Al-Qur’an merupakan kemampuan yang diharus dimiliki oleh mahasiswa yang beragama Islam. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, diperlukannya mualim sebagai komponen penting. Latar belakang penelitian ini adalah kemampuan baca tulis Al-Qur’an mahasiswa yang masih terbilang rendah dan ingin mengetahui metode baca tulis Al-Qur’an yang digunakan mualim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mualim dalam Pengembangan Diri Qur’ani untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an mahasiswa FPSB UII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan model studi kasus (case study). Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling dengan informan yakni: Mualim FPSB UII, Mahasiswa FPSB UII angkatan 2023-2024, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah, dan Koordinator PDQ FPSB UII. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran mualim sebagai pengajar: mengajarkan materi baca tulis Al-Qur’an kepada mahasiswa. Educator: mengajarkan keteladan bagi mahasiswa. Motivator: memberikan motivasi tinggi untuk semangat mahasiswa. Fasilitator: membantu mahasiswa danmempersiapkan hal-hal sebelum mengajar baca tulis Al-Qur’an. Mualim juga berperan sebagai Pembina dalam mengingatkan nilai-nilai agama Islam dan keteladanan yang baik. Metode baca Al-Qur’an menggunakan metode Iqro’ dan metode Baghdadiyah, metode menulis Al-Qur’an menggunakan metode Imla’ Manqul, Imla’ Mandhur, dan Imla’ Ghoiru Mandhur. Faktor pendukung: semangat mahasiswa, minat mahasiswa, mahasiswa yang selalu responsif, memiliki kemampuan dasar, dan fasilitas yang memadai. Faktor penghambat: kurangnya bekal pendidikan Islam, mahasiswa lelah dan malas, sering izin dan bolos, tidak memiliki persiapan, dan lalai.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPeranen_US
dc.subjectMualimen_US
dc.subjectMetodeen_US
dc.subjectBaca Tulis Al-Qur’anen_US
dc.subjectPengembangan Diri Qur’anien_US
dc.titlePeran Mualim Dalam Program Pengembangan Diri Qur’ani (Taklim) Untuk Meningkatkan Baca Tulis Al- Qur’an Terhadap Mahasiswa Fakultas Psikologi Dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Angkatan 2023-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21422127


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record