Pembentukan Karakter Religius Santri Melalui Pembelajaran Hifdz Al-din di TPA Masjid Baitussalam Manggungsari Manggung Caturtunggal Kecamatan Depok Kabupaten Sleman D.i Yogyakarta
Abstract
Pembentukan karakter religius sejak dini menjadi fondasi penting dalam
pengembangan kepribadian anak yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Salah
satu lembaga yang turut berperan dalam proses tersebut adalah Taman Pendidikan
Al-Qur’an (TPA), sebagai lembaga pendidikan non-formal yang memberikan
pembelajaran keagamaan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
dan menganalisis bagaimana penerapan konten pembelajaran Hifdz Al-Din dalam
membentuk karakter religius santri serta mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi keberhasilannya di TPA Masjid Baitussalam Manggungsari,
Manggung, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan
studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara
mendalam kepada santri, ustadz/ustadzah, serta pihak pengelola TPA. Teknik
analisis data dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: pengumpulan data,
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Hifdz Al-Din di TPA
yang diterapkan mencakup materi Fiqih, Fasholatan, Akidah, Risalatul Mahidh,
Tahfidz, dan Bahasa Arab. Setiap materi berperan dalam membentuk nilai religius
santri, seperti pemahaman ibadah, kedisiplinan, dan akhlak terpuji. Indikator
karakter religius yang tampak meliputi ketaatan, kejujuran, kemandirian,
kesopanan, dan pengamalan ajaran agama.Faktor keberhasilan pembentukan
karakter didukung oleh keteladanan ustadz/ustadzah, pembiasaan nilai keislaman,
lingkungan belajar yang religius, dan variasi metode pembelajaran. Adapun
kendalanya antara lain konsentrasi santri yang rendah dan perbedaan tingkat
pemahaman.
Collections
- Islamic Education [1275]
