Analisis Kesejahteraan Mustahik pada Program Sleman Produktif (Studi Kasus pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sleman)
Abstract
Pada program Sleman Produktif dalam membantu mustahiknya terdapat itikad
BAZNAS untuk merubah mustahiknya menjadi muzakki dengan ketentuan yang
sudah dikeluarkan oleh BAZNAS Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk
Menganalisis dampak program Sleman Produktif dalam meningkatkan kesejahteraan
mustahik BAZNAS Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan model CIBEST, IPM dan
Kemandirian. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap mustahik dengan pengelompokan
indeks kesejahteraan BAZNAS setelah adanya bantuan zakat produktif dilihat dari
model CIBEST mustahik meningkat menjadi 1% yang artinya ada pada kuadran I
(sejahtera), dari yang sebelumnya terdapat 4 mustahik yang mengalami miskin
material namun setelah adanya pemberdayaan dari BAZNAS kemudian meningkat
pada kuadran I (sejahtera). Dari hasil IPM Pendidikan mencapai pada skor 80 yang
artinya tinggi maka mustahik siap diberdayakan ke arah ekonomi mandiri, dan dari
segi Kesehatan ada pada skor 0,57 yang artinya kondisi rumah tangga memiliki
Kesehatan yang cukup baik. Kemandirian mustahik pada program Sleman Produktif
dilihat dari skala likert rata-rata ada pada skor 3 yang mana artinya cukup kuat. Pada
Tingkat Kesejahteraan dilihat dari keseluruhan metode yaitu model CIBEST, IPM
dan Kemandirian yang mencapai skor 0,79 yang berarti baik. Hal ini dapat
disimpulkan bahwasannya mustahik program Sleman Produktif “Sejahtera”.
Collections
- Islamic Economics [1180]
