Show simple item record

dc.contributor.authorAlfian, Rizky
dc.contributor.authorI, Verda Khansa
dc.date.accessioned2025-12-04T02:38:17Z
dc.date.available2025-12-04T02:38:17Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58974
dc.description.abstractMetanol merupakan salah satu bahan kimia dasar strategis yang digunakan secara luas dalam industri bahan bakar, pelarut, resin dan sebagai bahan baku dalam tenologi energi terbarukan seperti fuel cell dan power-to-liquid (PtL). Di Indonesia, produksi metanol domestik masih sangat terbatas sehingga sebagian besar kebutuhan nasional dipenuhi melalui impor. Oleh karena itu, Prarancangan pabrik metanol berbasis bahan baku syngas (gas sintesis) dengan kapasitas 660.00 ton/tahun, direncanakan didirikan di kota Cilegon, Banten, di atas lahan seluas ±6,57 hektar dan mempekerjakan karyawan sekitar 150 karyawan. Proses utama yang digunakan adalah methanol synthesis reaction (MSR) menggunkan reaktor fixed bed multitube dengan katalis Cu/ZnO/Al2O3 pada suhu 237.85 °C dan tekanan 68 atm. Bahan baku syngas yang terdiri dari campuran karbon monoksida CO sebesar 52.627,54 kg/jam, hidrogen H2 sebesar 18.745,65 kg/jam, dan karbon dioksida CO2 sebesar 24.777,78 kg/jam serta menghasilkan produk CH3OH sebesar 75.293,38 kg/jam serta produk samping berupa H2O sebesar 9.553,71 kg/jam. Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Kebutuhan utilitas mencakup air sebesar 24.333,90 kg/jam, steam sebesar 19.466,68 kg/jam, listrik sebesar 722,15 kW, dan solar sebesar 1189,30 kg/jam. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan parameter kelayakan ekonomi, pendirian pabrik metanol menunjukkan hasil yang positif, dengan tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar 24,84% sebelum pajak dan 16,15% setelah pajak. Periode pengembalian modal Pay Out Time (POT) tercatat selama 2,87 tahun sebelum pajak dan 3,82 tahun setelah pajak. Nilai Break Even Point (BEP) tercapai pada 46,97%, sedangkan Shut Down Point (SDP) berada pada 18,93%, dan tingkat pengembalian internal terdiskonto (DCFRR) sebesar 34,12%. Berdasarkan parameter-parameter pabrik metanol ini dinilai layak secara teknis maupun ekonomis. Selain itu, peluang pasar metanol yang terus meningkat di tingkat nasional maupun global serta upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor menjadi dasar kuat bahwa pembangunan pabrik ini mampu menjawab kebutuhan konsumsi metanol dalam negeri secara mandiri.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMetanolen_US
dc.subjectSyngasen_US
dc.subjectMSRen_US
dc.subjectPrarancangan Pabriken_US
dc.subjectEvaluasi Ekonomien_US
dc.titlePrarancangan Pabrik Metanol dari Syngas dengan Kapasitas 660.000 Ton/tahunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21521080
dc.Identifier.NIM21521010


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record