• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Metanol dari Syngas dengan Kapasitas 660.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    21521080.pdf (5.813Mb)
    Date
    2025
    Author
    Alfian, Rizky
    I, Verda Khansa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Metanol merupakan salah satu bahan kimia dasar strategis yang digunakan secara luas dalam industri bahan bakar, pelarut, resin dan sebagai bahan baku dalam tenologi energi terbarukan seperti fuel cell dan power-to-liquid (PtL). Di Indonesia, produksi metanol domestik masih sangat terbatas sehingga sebagian besar kebutuhan nasional dipenuhi melalui impor. Oleh karena itu, Prarancangan pabrik metanol berbasis bahan baku syngas (gas sintesis) dengan kapasitas 660.00 ton/tahun, direncanakan didirikan di kota Cilegon, Banten, di atas lahan seluas ±6,57 hektar dan mempekerjakan karyawan sekitar 150 karyawan. Proses utama yang digunakan adalah methanol synthesis reaction (MSR) menggunkan reaktor fixed bed multitube dengan katalis Cu/ZnO/Al2O3 pada suhu 237.85 °C dan tekanan 68 atm. Bahan baku syngas yang terdiri dari campuran karbon monoksida CO sebesar 52.627,54 kg/jam, hidrogen H2 sebesar 18.745,65 kg/jam, dan karbon dioksida CO2 sebesar 24.777,78 kg/jam serta menghasilkan produk CH3OH sebesar 75.293,38 kg/jam serta produk samping berupa H2O sebesar 9.553,71 kg/jam. Pabrik beroperasi selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Kebutuhan utilitas mencakup air sebesar 24.333,90 kg/jam, steam sebesar 19.466,68 kg/jam, listrik sebesar 722,15 kW, dan solar sebesar 1189,30 kg/jam. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan parameter kelayakan ekonomi, pendirian pabrik metanol menunjukkan hasil yang positif, dengan tingkat pengembalian investasi (ROI) sebesar 24,84% sebelum pajak dan 16,15% setelah pajak. Periode pengembalian modal Pay Out Time (POT) tercatat selama 2,87 tahun sebelum pajak dan 3,82 tahun setelah pajak. Nilai Break Even Point (BEP) tercapai pada 46,97%, sedangkan Shut Down Point (SDP) berada pada 18,93%, dan tingkat pengembalian internal terdiskonto (DCFRR) sebesar 34,12%. Berdasarkan parameter-parameter pabrik metanol ini dinilai layak secara teknis maupun ekonomis. Selain itu, peluang pasar metanol yang terus meningkat di tingkat nasional maupun global serta upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor menjadi dasar kuat bahwa pembangunan pabrik ini mampu menjawab kebutuhan konsumsi metanol dalam negeri secara mandiri.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58974
    Collections
    • Chemical Engineering [1336]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV