Show simple item record

dc.contributor.authorSantosa, Adimas Akhmad
dc.date.accessioned2025-11-27T04:55:21Z
dc.date.available2025-11-27T04:55:21Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58848
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan kas, pergantian direktur utama, umur perusahaan, dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan antikorupsi, dengan keberagaman gender sebagai variabel moderasi. Studi ini dilakukan pada 43 perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018 hingga 2023. Fokus penelitian ini terletak pada pengungkapan kebijakan antikorupsi yang disajikan dalam laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan, yang menjadi representasi komitmen etis dalam praktik bisnis. Hasil analisis menunjukkan bahwa umur perusahaan dan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pengungkapan antikorupsi. Sebaliknya, kepemilikan kas dan pergantian direktur utama tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sementara itu, keberagaman gender sebagai variabel moderasi hanya terbukti memperkuat pengaruh umur perusahaan terhadap pengungkapan antikorupsi, namun tidak memperkuat pengaruh variabel lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor-faktor struktural dan kontekstual dalam mendorong keterbukaan informasi terkait kebijakan antikorupsi. Penelitian ini menawarkan kontribusi kebaruan terhadap literatur akuntansi dan tata kelola perusahaan, khususnya dalam konteks pengungkapan antikorupsi pada tingkat korporasi. Studi mengenai praktik antikorupsi di lingkungan perusahaan masih relatif terbatas. Elemen kebaruan dalam penelitian ini terletak pada pemilihan variabel kepemilikan kas, yang sebelumnya belum banyak dikaji dalam kaitannya dengan pengungkapan antikorupsi. Selain itu, pergantian direktur utama sebagai variabel strategis organisasi diuji mengingat masih terdapat ketidakkonsistenan hasil dalam studi terdahulu terkait pengaruhnya terhadap praktik pelaporan. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, antara lain hanya mengukur kuantitas pengungkapan tanpa memperhatikan kualitas, tidak membedakan penyebab pergantian direktur utama, serta hanya menggunakan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan sebagai sumber data pengungkapan antikorupsi. Meskipun demikian, penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi regulator, manajemen perusahaan, dan investor dalam meningkatkan transparansi dan tata kelola yang etis di lingkungan perusahaan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengungkapan Antikorupsien_US
dc.subjectKepemilikan Kasen_US
dc.subjectPergantian Direktur Utamaen_US
dc.subjectUmur Perusahaanen_US
dc.subjectUkuran Perusahaanen_US
dc.subjectKeberagaman Genderen_US
dc.subjectTata Kelola Perusahaanen_US
dc.titlePengaruh Likuiditas, Pergantian Direktur, dan Karakteristik Perusahaan terhadap Pengungkapan Antikorupsi: Peran Moderasi Keberagaman Genderen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23919003


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record