• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Bangunan Konservasi Mangrove dan Pusat Wisata Edukasi (Edu-tourism) Mangrove dengan Pendekatan Kontekstual di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Logending Kabupaten Kebumen

    Thumbnail
    View/Open
    21512075 (1-80}.pdf (55.38Mb)
    21512075 (81-165).pdf (53.43Mb)
    Date
    2025
    Author
    Khairianti, Arini
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kabupaten Kebumen memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pariwisata dan konservasi, khususnya melalui pemanfaatan ekosistem hutan mangrove di kawasan Logending, Kecamatan Ayah. Meskipun hutan mangrove ini telah dikenal sebagai destinasi wisata, pemanfaatannya masih belum optimal baik dari sisi fasilitas edukasi, konservasi, maupun ekonomi masyarakat sekitar. Di sisi lain, keberadaan Geopark Kebumen yang telah diakui UNESCO memberikan peluang besar untuk mengembangkan kawasan ini secara berkelanjutan. Namun, degradasi lingkungan akibat aktivitas manusia dan kurangnya kesadaran akan pentingnya konservasi mangrove menjadi permasalahan mendasar. Oleh karena itu, diperlukan perancangan bangunan konservasi dan wisata edukasi mangrove dengan pendekatan kontekstual yang mempertimbangkan aspek ekologis, budaya lokal, dan kondisi fisik tapak. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan bangunan konservasi yang harmoni antara lingkungan pesisir, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan akan pentingnya pelestarian ekosistem mangrove. Pemecahan persoalan perancangan ini dikaitkan dengan pendekatan kontekstual yang dikaji dan dikaitkan dengan tipologi dan lokasi, sehingga didapatkan strategi tata ruang yang mengikuti bangunan tradisional Jawa, massa bangunan yang yang mengikuti zona konservasi, menggunakan bukaan penghawaan dan pencahayaan alami, menggunakan material lokal yang ramah lingkungan, mengatur sirkulasi pengguna dengan sifat ruang, terdapatnya penggunaan struktur panggung, dan mendesain lansekap sebagai elemen pendukung kinerja bangunan. Hasil yang didapatkan dalam perancangan berupa keberhasilan pengujian desain, seperti struktur kuda-kuda kayu jati yang memiliki gaya desak-tarik yang kecil berdasarkan STRIAN, penghawaan alami yang masuk ke bangunan sebanyak 0,8m/s-0,4m/s, didapatkannya kenyamanan dari simulasi CBE, pencahayaan alami yang memiliki keberhasilan 80% dari simulasi Velux, dan keberhasilan penerapan kontekstual dari bentuk dan tata ruang bangunan. Dari pengujian tersebut didapatkan kesimpulan perancangan bangunan konservasi mangrove dan wisata edukasi telah berhasil menerapkan pendekatan kontekstual dan pengujian terhadap kenyamanan cahaya, penghawaan, dan thermal.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/58775
    Collections
    • Architecture [4119]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV