Show simple item record

dc.contributor.authorWijayanti, Sakti
dc.date.accessioned2025-11-13T04:24:01Z
dc.date.available2025-11-13T04:24:01Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58745
dc.description.abstractIndonesia merupakan wilayah dengan aktivitas seismik tinggi karena lokasinya di pertemuan tiga lempeng tektonik aktif. Tingginya frekuensi gempa bumi menekankan pentingnya analisis pola persebaran untuk mendukung mitigasi bencana. Data yang digunakan diperoleh dari pusat database Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan jumlah titik gempa bumi sebesar 17182 titik. Penelitian ini mengevaluasi kinerja kedua algoritma berdasarkan sensitivitas parameter, ketepatan deteksi cluster, dan efektivitas penanganan noise menggunakan silhouette coefficient, davies-bouldin index dan dunn-index. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengelompokkan persebaran titik gempa bumi di Indonesia tahun 2014 – 2024 menggunakan algoritma DBSCAN dan HDBSCAN. Berdasarkan hasil analisis algoritma DBSCAN dengan kombinasi nilai Eps optimum sebesar 0.3843 radian dan MinPts sebesar 8 membentuk 2 cluster dan 238 noise dengan nilai silhouette coefficient sebesar 0.5377, davies-bouldin index sebesar 1.1555 dan dunn-index sebesar 0.0245. Cluster 1 sebanyak 16927 titik gempa bumi dan cluster 2 sebanyak 9 titik gempa bumi. Sedangkan, untuk algoritma HDBSCAN dengan kombinasi MinPts optimum sebesar 50 membentuk 2 cluster dan 1428 noise nilai silhouette coefficient sebesar 0.436339, davies- bouldin index sebesar 1.6063 dan dunn-index sebesar 0.0519. Cluster 1 sebanyak 15676 titik gempa bumi dan cluster 2 sebanyak 78 titik gempa bumi. Perbandingan hasil klaster dari kedua metode menghasilkan jumlah klaster yang sama, namun berbeda dalam jumlah noise dan distribusi karakteristik titik gempa bumi. Berdasarkan dengan nilai silhouette coefficient dan davies-bouldin index, dapat disimpulkan bahwa algoritma DBSCAN dinilai lebih baik dibandingkan dengan HDBSCAN karena menghasilkan struktur klaster yang cukup kuat untuk mengelompokkan persebaran titik gempa bumi di Indonesia tahun 2014 – 2024.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectClusterngen_US
dc.subjectDBSCANen_US
dc.subjectHDBSCANen_US
dc.subjectGempa Bumien_US
dc.subjectIndonesiaen_US
dc.titlePerbandingan Algoritma DBSCAN Dan HDBSCAN dalam Pengelompokan Persebaran Titik Gempa Bumi di Indonesia (Studi Kasus : Gempa Bumi di Indonesia Tahun 2014 – 2024)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21611031


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record