Show simple item record

dc.contributor.authorNoviandari, Tamara Herlina
dc.date.accessioned2025-11-07T07:48:02Z
dc.date.available2025-11-07T07:48:02Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58658
dc.description.abstractPerkembangan media sosial yang pesat telah menimbulkan fenomena fear of missing out (FoMO) di kalangan mahasiswa, yang dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengujihubungan antara FoMO dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa di Yogyakarta. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desainkorelasional, penelitian ini melibatkan 154 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala FoMO yang telah direvisi dan skala kesejahteraan psikologis Flourishing Scale. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara FoMO dan kesejahteraan psikologis (r = -0.329, p < 0.001), di mana semakin tinggi tingkat FoMO, semakin rendah kesejahteraan psikologis yang dirasakan. FoMO menjelaskan 9,2% variabilitas kesejahteraan psikologis, sementara sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Keterbatasan penelitian ini mencakup penggunaan instrumen self-report yang rentanterhadap bias sosialserta keterbatasandistribusi demografis pada sampel. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih beragam dan mempertimbangkan variabel kontrol guna memperoleh hasil yang lebih mendalam dan representatif.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFear of Missing Out (FoMO)en_US
dc.subjectKesejahteraan Psikologisen_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.titleHubungan Fear Of Missing Out (FoMO) dan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18320321


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record