Hubungan Fear Of Missing Out (FoMO) dan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa
Abstract
Perkembangan media sosial yang pesat telah menimbulkan fenomena fear of
missing out (FoMO) di kalangan mahasiswa, yang dapat berdampak pada
kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengujihubungan
antara FoMO dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa di Yogyakarta.
Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desainkorelasional, penelitian
ini melibatkan 154 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik purposive
sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala FoMO yang telah direvisi
dan skala kesejahteraan psikologis Flourishing Scale. Hasil analisis menunjukkan
adanya hubungan negatif yang signifikan antara FoMO dan kesejahteraan
psikologis (r = -0.329, p < 0.001), di mana semakin tinggi tingkat FoMO, semakin
rendah kesejahteraan psikologis yang dirasakan. FoMO menjelaskan 9,2%
variabilitas kesejahteraan psikologis, sementara sisanya dijelaskan oleh faktor
lain. Keterbatasan penelitian ini mencakup penggunaan instrumen self-report yang
rentanterhadap bias sosialserta keterbatasandistribusi demografis pada sampel.
Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih beragam
dan mempertimbangkan variabel kontrol guna memperoleh hasil yang lebih
mendalam dan representatif.
Collections
- Psychology [615]
