Peran dan Fungsi Un Women dalam memperjuangkan Perempuan di Yaman Melalui Agenda Women, Peace, and Security (WPS) Tahun 2014-2017
Abstract
Konflik bersenjata yang terjadi di Yaman memperburuk ketidaksetaraan gender,
Kekerasan Berbasis Gender (KBG), dan marginalisasi perempuan. Penelitian ini
menganalisis peran dan fungsi UN Women dalam memperjuangkan perempuan di
Yaman melalui agenda Women, Peace, and Security (WPS) pada periode 2014-
2017. Peneliti menggunakan kerangka teori Clive Archer melalui bukunya yang
berjudul International Organization tentang peran organisasi internasional sebagai
aktor, serta fungsinya sebagai sosialisasi, pelaksanaan, dan penyediaan informasi.
Melalui agenda WPS, UN Women membentuk Yemeni Women’s Pact for Peace
and Security yang mendorong partisipasi perempuan dalam proses perdamaian,
memberikan perlindungan dari kekerasan, dan memberdayakan secara ekonomi.
Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pengumpulan data
sekunder berupa literatur, jurnal, dan laporan resmi menunjukkan bahwa UN
Women berhasil mensosialisasikan norma kesetaraan gender, melaksanakan
program Cash for Work dan menyediakan safe shelters meskipun banyak hal yang
membatasi efektivitasnya seperti adanya tantangan patriarki budayam fragmentasi
politik, dan keterbatasan dana. Namun dengan demikian, UN Women dapat
melakukan kontribusi dalam membangun perdamaian inklusif bagi perempuan di
Yaman.
Collections
- International Relations [914]
