Show simple item record

dc.contributor.authorRaffaely, Muhammad Isya Zukhruf
dc.date.accessioned2025-11-06T04:57:52Z
dc.date.available2025-11-06T04:57:52Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/58629
dc.description.abstractPerancangan Pasar Ikan Banyutowo ini bertujuan menciptakan pusat ekonomi nelayan terintegrasi yang sekaligus memperkuat identitas budaya maritim melalui pendekatan arsitektur Neo-Plastisisme. Rancangan Penelitian ini menjawab tiga masalah utama: (1) ketidakterhubungan alur aktivitas laut-darat, (2) ketidaksesuaian desain reklamasi dengan ekosistem pesisir, dan (3) lemahnya ekspresi budaya lokal. Metode perancangan menerapkan prinsip fleksibilitas, efisiensi, dan kejujuran material dengan fokus pada tata ruang adaptif, sirkulasi terpadu, dan penggunaan material lokal. Hasilnya berupa desain pasar ikan yang mengintegrasikan area produksi, komersial, dan edukasi dalam satu kesatuan spasial harmonis, didukung struktur pesisir responsif dan elemen budaya maritim autentik. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan Neo-Plastisisme efektif sebagai metode kerangka berpikir dan solusi dalam merekonstruksi ulang ruang sesua fungsi awal dan sekaligus menjadi wahana pelestarian identitas kampung nelayan berkelanjutan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPasar Ikan Terintegrasien_US
dc.subjectArsitektur Neo-Plastisismeen_US
dc.subjectIdentitas Maritimen_US
dc.subjectReklamasi Ekologisen_US
dc.subjectMaterial Lokalen_US
dc.titlePerancangan Pasar Ikan Sebagai Penguatan Identitas Budaya Maritim Banyutowo Yang Integratif dan Adaptif dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Plastisismeen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21512127


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record